Aku tersipu
malu
Pipiku
memerah seperti apel merah
Senyumku
mengembang seperti kue bolu dalam adonan
Aku tersipu
malu
Mataku tak
berhenti bersinar menyaingi matahari di langit
Jantungku
bergerak lebih cepat mengalahkan pelari terbaik dunia
Aku tersipu
malu
Seperti
burung yang terlepas dari sangkar
Seperti anak
penyu yang baru menemukan laut
Aku tersipu
malu akan hadirmu yang semu
Akan setiap tanyaku
tentangmu
Akan setiap
anganku bersamamu
Akan setiap
harapku terhadapmu
Juga mimpiku
akan kehadiranmu yang nyata
Hingga
akhirnya sipuku kau jawab
Saat semua
kekurangan dan kelebihanmu
Menjadi
alasan bagiku untuk terus mengasihimu