Sabtu, 28 November 2015

Tersipu


Aku tersipu malu
Pipiku memerah seperti apel merah
Senyumku mengembang seperti kue bolu dalam adonan

Aku tersipu malu
Mataku tak berhenti bersinar menyaingi matahari di langit
Jantungku bergerak lebih cepat mengalahkan pelari terbaik dunia

Aku tersipu malu
Seperti burung yang terlepas dari sangkar
Seperti anak penyu yang baru menemukan laut

Aku tersipu malu akan hadirmu yang semu
Akan setiap tanyaku tentangmu
Akan setiap anganku bersamamu
Akan setiap harapku terhadapmu
Juga mimpiku akan kehadiranmu yang nyata

Hingga akhirnya sipuku kau jawab
Saat semua kekurangan dan kelebihanmu
Menjadi alasan bagiku untuk terus mengasihimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar